Ciri-ciri makanan Oriental
Western

Mengenal Pengertian, Karakteristik dan Ciri-Ciri Makanan Oriental

Jenis makanan saat ini sangat banyak sekali ragamnya, salah satunya adalah makanan oriental. Sebutan makanan oriental ini mungkin sudah sering kita baca ataupun dengar. Tapi taukah Anda seperti apa dan bagaimana karakteristik serta ciri-ciri makanan oriental?

Pengertian Makanan Oriental

Makanan oriental adalah makanan atau masakan yang berasal dari negara-negara di Asia Tengah, Asia Tenggara, Asia Timur dan juga Timur Tengah, seperti Cina, Jepang, India, Arab, Pakistan, dan lainnya.

Ada karakteristik dan ciri-ciri makanan oriental, yang membuatnya jadi berbeda dengan jenis makanan lain. Bahkan jenis makanan ini pun bisa dengan mudah dikenali lewat tampilan, aroma dan juga rasanya. Makanan oriental umumnya menggunakan bumbu utama berupa bawang putih, kecap asin, kecap ikan, saus tiram, tomat, wijen dan lainnya.

Penggunaan rempah dalam makanan oriental pun jadi yang paling membedakan makanan oriental ini dengan makanan lain. Rempah seperti cabai, jahe, kunyit, jinten, kayu manis, ketumbar dan lainnya, adalah beberapa rempah yang biasa dipakai. Ada juga pemakaian paprika merah, daun salam, cassia, daun mint, dan lainnya. Selain itu, masakan oriental dalam bentuk tumisan, umumnya menggunakan minyak kedelai, minyak kacang, minyak wijen, minyak bunga matahari ataupun minyak sayur sebagai bahannya.

Baca Juga: Kumpulan Makanan Korea Paling Sering Muncul Di Drama Korea

Masakan oriental juga biasanya selalu menghidangkan makanan pokok berupa nasi, mie ataupun jagung. Karena itu biasanya kadar karbohidratnya terbilang lebih banyak dibandingkan proteinnya.

Karakteristik dan Ciri-Ciri Makanan Oriental

Berikut ini adalah beberapa karakteristik dan juga ciri-ciri makanan oriental dari beberapa negara:

1. Khas Cina

Ciri-Ciri Makanan Oriental asal China

Masakan Cina adalah salah satu makanan oriental yang dikenal banyak orang, termasuk di Indonesia. Bahkan bila membicarakan tentang makanan oriental, orang akan langsung terfokus pada masakan-masakan khas Cina ini.

Makanan oriental Cina umumnya memiliki bumbu dan juga bahan yang mudah ditemukan. Biasanya masakan ini akan disajikan dengan nasi, yang bisa juga diganti mie atau bihun, lauk pauk seperti ayam, daging sapi, daging babi, telur, ataupun seafood, dan juga sayuran seperti sawi, kol, rebung, wortel, jamur dan kapri.

Bumbu-bumbu yang biasa digunakan dalam masakan oriental khas Cina adalah kecap, saus tiram, bawang putih, minyak wijen, minyak kacang, minyak ayam, dan adapula yang menggunakan minyak babi.

Yang juga membuat masakan Cina ini istimewa adalah cara pengolahannya yang cepat. Kemudian hidangan berkuah umumnya disajikan dalam mangkuk. Lalu adanya alat makan seperti sumpit, yang berguna untuk mempermudah mengambil makanan yang umumnya dihidangkan dengan potongan besar.

2. Khas Jepang

Makanan Oriental Asal Jepang

Karakteristik masakan Jepang bisa dibilang banyak dipengaruhi oleh masakan-masakan yang berasal dari Cina dan juga Korea. Ciri-ciri masakan Jepang adalah penggunaan bahan mentah seperti ikan dalam hidangannya.

Bukan hanya dipengaruhi Cina dan Korea, masakan Jepang pun dalam hal susunan makanannya, banyak dipengaruhi oleh susunan makanan dari Amerika, di mana penyajiannya terlebih dulu berupa selada atau sup, lalu makanan pokok, dan kemudian makanan penutup.

Sup akan dihidangkan dalam mangkuk dan menggunakan sendok bebek. Menyusul makanan lain yang dihidangkan bersama nasi, dan dimakan dengan menggunakan sumpit.

Bumbu-bumbu yang biasa dipakai dalam masakan khas Jepang adalah bawang putih, lada, jahe, beragam kecap, mirin, shoyu, sake, cuka, dan vetsin. Selain itu, masakan Jepang juga seringkali menggunakan bahan berupa macam-macam jamur.

Makanan Jepang yang banyak disukai orang, termasuk orang Indonesia yaitu sukiyaki, yakitori ataupun tempura.

3. Khas India, Arab serta Pakistan

Makanan Oriental Khas Arab

Makanan pokok yang biasa dikonsumsi orang-orang di Arab, India, dan Pakistan yaitu nasi dan juga beragam roti. Umumnya makanan tersebut dikonsumsi bersama lauk seperti gulai dan kari.

Beragam jenis roti yang terkenal dari negara-negara ini yaitu Nan dan Chapatti yang dibuat dari gandum dan air lalu dibentuk tipis-tipis, Rhoti yang merupakan jenis Chapatti namun dibuat sedikit lebih tebal, roti Paratha yang lebih tebal dari Chapatti dan digoreng menggunakan mentega, dan ada juga Shirmah yang seperti pancake namun digoreng menggunakan ghee.

Di India, makanan yang biasa dikonsumsi umumnya nasi dengan lauk berupa daging ayam, babi, telur ataupun seafood.  Mereka juga menggunakan kacang-kacangan.

Bumbu yang biasanya dipakai merupakan bumbu kering yang punya aroma dan rasa yang kuat. Salah satunya adalah bumbu kari.

Baca Juga: 8 Street Food Korea Terenak, Sering Muncul di Tayangan Drama

Makanan mereka juga banyak yang digoreng atau ditumis menggunakan minyak samin yang merupakan minyak unta. Ada juga makanan-makanan yang punya bahan dasar dari makanan-makanan yang punya bahan dasar dari yoghurt.

Dari artikel di atas, kita pun jadi lebih tau mengenai ciri-ciri makanan oriental di beberapa negara yang sekilas hampir serupa, namun punya karakteristik tersendiri yang membuatnya berbeda dari makanan yang berasal dari negara lain.

Leave a Comment