Jenis ayam di Indonesia
Unik

Ada Banyak Jenis Ayam di Indonesia. Ini Dia 8 Daftarnya!

Ayam adalah salah satu hewan yang terbilang familiar di Indonesia. Hewan satu ini banyak dibudidayakan dan juga dipelihara oleh masyarakat Indonesia. Bukan hanya itu saja, ayam pun jadi salah satu bahan makanan yang disukai banyak orang. Tapi, tahukah kamu, kalau ternyata ada banyak jenis ayam di Indonesia? Nah, berikut ini beberapa jenis ayam yang bisa kamu temukan di Indonesia:

1. Ayam Tukung

Jenis Ayam Di Indonesia, Ayam Tukung

Ayam Tukung adalah ayam endemik yang asalnya dari Pontianak, Kalimantan Barat. Bisa dibilang, jenis ayam di Indonesia satu ini sudah cukup langka. Ciri khas ayam Tukung terdapat pada bagian ekornya, di mana ayam ini tidak memiliki bulu pada bagian ekor.

Baca Juga: 8 Makanan Tradisional Indonesia yang Bikin Ketagihan

Konon katanya, ayam ini seringkali dipakai untuk ritual tertentu yang berhubungan dengan dunia gaib. Tapi, beberapa masyarakat pun sering menggunakan ayam ini untuk upacara atas rasa syukur mereka kepada alam. Namun ayam ini juga ada yang dijadikan hewan peliharaan, umumnya oleh para konglomerat.

2. Ayam Pelung

Ayam Pelung

Nah, kenalan yuk dengan ayam ‘lokal’ yang sering dijadikan sebagai ayam penghasil telur dan daging ini. Ayam Pelung ini memang sering dimanfaatkan sebagai ayam petelur karena produksi telurnya yang terbilang tinggi.

Asal ayam Pelung ini adalah dari Cianjur, Jawa Barat. Ayam ini termasuk jenis ayam besar di Indonesia, karena pertumbuhannya yang terbilang cepat. Ciri khas lain yang dimiliki yaitu bentuk kakinya yang cukup panjang serta kuat, warna bulu yang beragam, bentuk paha yang tebal, dan jengger yang besar. Selain itu, suara ayam ini pun terbilang merdu, lho.

3. Ayam Cemani

Jenis Ayam di Indonesia, Cemani

Jenis ayam berikutnya adalah ayam Cemani, yang punya keunikan dari warnanya yang hitam menyeluruh. Yes, warna daging dan tulangnya ternyata juga hitam, lho. Ayam yang juga jadi hewan peliharaan ini dipercaya bisa membawa keberuntungan bagi si pemilik.

Ayam Cemani ini juga ternyata dimanfaatkan sebagai ayam petelur, karena ayam ini dapat menghasilkan telur sebanyak 56-77 butir per ekor per tahunnya. Bahkan bila diperlihara intensif bisa menghasilkan telur yang lebih banyak lagi.

Ayam ras Indonesia yang asalnya dari Kedu, Temanggung, Jawa Tengah ini juga bisa dikonsumsi, bahkan dagingnya rendah zat lemak kolesterol dan tinggi protein. Tidak salah kalau ayam eksotis ini dijual dengan harga yang fantastis, bahkan hingga 25 jutaan.

4. Ayam Bali

Ayam Bali

Seperti namanya, ayam satu ini bisa ditemukan dengan mudah di Bali. Katanya, ayam ini banyak dipelihara untuk diikutsertakan di ajang sabung ayam, karena fisiknya yang dinilai ‘atletis’. Dengan bobot pejantan di atas 2,5 kg dan bobot betina sekitar 2 kg. Seiring perkembangan zaman, ayam Bali akhirnya dipelihara sebagai ayam hias karena tampilannya yang eksotis.

5. Ayam Ayunai

Ayam Ayunai

Jenis ayam di Indonesia berikutnya adalah ayam Ayunai. Asal ayam ini adalah dari Jayapura, Papua. Tampilan fisiknya oval dan cenderung terlihat lebih besar dibanding ayam kampung biasa.

Yang membuat ayam ini unik adalah bagian leher ayam Ayunai tidak ditumbuhi bulu. Jadi, bulu ayam ini hanya ada di bagian bawah tembolok sampai dengan ekor.

Ayam satu inipun masuk dalam jenis ayam petelur, dengan jumlah produksi telur hingga 14 butir.

6. Ayam Ketawa

Ayam Ketawa

Tahukah kamu, kenapa ayam ini disebut ayam ketawa? Jadi, ayam ini punya keunikan yaitu suaranya yang merdu, dan bunyi kokokannya yang mirip suara tertawa orang dewasa.

Ayam lokal asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan ini juga dikenal dengan nama Ma’nu Ga’ga atau ayam gagap. Konon katanya, ayam ini dulunya merupakan hewan peliharaan raja-raja di Sidenreng dan juga Rappang.

7. Ayam Merawang

Merawang, Jenis ayam di Indonesia,

Ayam Merawang adalah ayam yang asalnya dari Kecamatan Merawang, Pulau Bangka, Bangka Belitung. Dulunya, ayam ini berasal dari China, namun banyak masyarakat Bangka Belitung yang memelihara hewan ini sejak dulu hingga menjadi aset unggas lokal berkualitas unggulan di Bangka Belitung.

Ayam yang potensial dijadikan ayam petelur dan juga penghasil daging ini punya ciri fisik yaitu warna bulunya yang cokelat kemerahan dan kuning keemasan. Di bagian ujung sayap serta ekornya berwarna merah. Kulit, paruh dan cekernya berwarna putih kekuningan. Dan jenggernya yang besar, tegak serta bergerigi di bagian atasnya.

8. Ayam Kokok Balenggek

Ayam Kokok Balenggek masuk dalam jenis ayam di Indonesia

Yang terakhir, adalah jenis ayam di Indonesia yang asalnya dari  Kecamatan Payung Sekaki dan Tigo Lurah, Sumatera Barat. Arti nama Kokok Balenggek ini adalah kokoknya yang berirama bertingkat. Karena memang ciri khas ayam ini adalah suara kokoknya yang bertingkat 6 hingga 24 tingkatan irama. Katanya, pemilik ayam ini dapat dikatakan beruntung, karena bisa mendengar suara kokokannya yang merdu tersebut.

Ciri fisik yang dimiliki ayam satu ini adalah bagian jenggernya yang bergerigi dan berwarna merah, bulu di bagian punggungnya mengkilap dan warna sayap yang beragam seperti hitam, merah, kuning dan juga putih.

Kalau umumnya kita hanya mengenal ayam kampung dan ayam ras, ternyata ada banyak sekali jenis ayam di Indonesia yang punya keunikan tersendiri.

Kalau untuk masakan, kira-kira lebih enak daging ayam apa yah? Yuk comment!

Related posts

Deretan Makanan Sehat Tanpa Lemak yang Cocok Untuk Diet

Leave a Comment